Ada Udang di Balik Bakwan

"Yang deket bukan berarti care" ungkap Fadhil.

Pernah gak sih kalian ngalamin yang begitu? Maksudnya ya seperti contohnya.. Lo punya kawan, dia itu deket dengan lo selalu bareng tapi saat lo sulit atau jatuh dan butuh bantuan, dia gak ada dan seolah menghilang begitu. Nah gitu. Pernah gak? Itu tandanya dia gak peduli dengan lo, dia hanya deket.

Jika dia adalah lawan jenis lo, dan akhir-akhir ini dia deket sama lo, lo jangan sampai salah mengartikan pendekatannya. Harus tetep jaga jarak. Jangan sampai lo buru-buru menyimpulkan bahwa "sepertinya dia suka". Jangan deh.
Khawatirnya adalah, dia deket karena kamu nyaman untuk jadi pelarian dia. Maksudnya begini, dia punya banyak masalah dan dia benar-benar pusing atau dia sedang tidak baik hubungannya dengan pacarnya dan butuh hiburan, tentu dia bakal cari hal-hal yang bakal bisa bikin dia lupa sama masalahnya. Nah disaat itulah dia menemukan lo yang ternyata asik diajak ngobrol, semakin sering ketemu ngobrol dsb, kalian akan jadi deket.
Namun ketika gantian lo yang ada masalah, dia gak mau tahu, pun jika dia bertanya tentang masalah lo, dia gak bener-bener peduli, dia hanya penasaran. Cobadeh fikir dalem-dalem. Pasti pernah..

Dan yang kedua, pernah gak yang kalau awal-awal bulan deket sama lo tapi pas akhir-akhir bulan ngilang?
Kemungkinannya adalah di awal bulan dia tahu kalau lo punya uang cukup untuk jajan ke kantin dan dia bisa mintain lo jajan atau sekedar pinjem duit. Pas akhir bulan lo jarang jajan dan ya dia menghilang. Cobadeh pikir dalem-dalem sedalem isi dompet lo..
Jangan sampe lo dideketin cuman karena pingin dimanfaatin. Lo juga harus jeli nilai dan baca situasi pikiran orang. Mungkin aja ada udang dibalik bakwan.

Jangan heran kalo jaman sekarang ada aja orang yang mudah curiga. Mungkin dia karena takut, atau karena dia terlalu sering dibohongin.

Ya gak salah juga sih ragu-ragu dan waspada dengan orang lain, masalahnya sekarang ini gini, sudah mulai banyak protes semacam "nusuk dari belakang".

Ya kalo gue sendiri sih, kurang tahu ya, gue cuman mau meneliti.sedikit saja.
Tapi yang jelas, yang deket bukan berarti care, sekarang jaman udah beda, men. Tihati.

Posted by
FADHIL

Baca!

Life is Just a Bowl of Cherries

Hari ini gue gak berangkat sekolah, gue memilih untuk mengistirahatkan hati serta pikiran gue di rumah saja. Gue meriang, sakit di kepala bikin gue gak nyaman. Kadang gue memaksakan untuk sekolah, tapi gue merasa sekolah tak lagi semenarik kelihatannya.

Gue belom mandi. *gakmasalah
Gue bagai embun di pagi hari, apa filosofinya? gue juga gak tahu.
Gue bagai udang di balik batu. Sakit.

Semangat yang biasanya ada kini terasa hilang. Sirna. Gue lelah. Leher dan bahu gue begitu sakit. Sesekali gue menolehkan kepala gue ke kanan dan ke kiri dengan kencang, dan.. *trak. Sakit sekali. Pegal yang teramat sakit.

Gue berbaring pada kasur yang ternyata masih setia memeluk gue dengan manja.
Tanpa harus diperbudak, dengan sendirinya pikiran gue mengingat-ngingat setiap kejadian yang beberapa waktu lalu dan sebelumnya tiba-tiba menyeruak dalam-dalam pada setiap ruang di otak gue. Segalanya tergambar jelas pada langit-langit kamar. Ada banyak hal yang gue sendiripun harus bingung bila harus mengkaji dan menyimpulkannya, sendiri.

Akhir-akhir ini, di awal-awal tahun 2014 benar-benar tak terarah. Mencoba untuk bangkit (sendiri) namun kadang jatuh kembali dan tertatih dengan tanpa alasan yang pasti.

Gue butuh semangat yang entah kemana perginya setelah beberapa waktu terakhir ini..

Lalu, seperti ada yang menuntun gue. Ada sebuah lagu, yang pertama kali ini gue dengarkan..

Life is just a bowl of cherries,
Sometimes It's afraid filled with worries
Dont be afraid, when things go wrong, just be strong.
When thing seems up in the air,
and everything is so unfair,
and you stumble and fall
Just pick yourself up and sing
If one day you lose your way,
just remember one thing, My friend.
When you're under a cloud
just visit music and sing
If one day you lose your way,
just remember that I'm here stay.
Don't you give up, keep your chin up,
and be happy!

Lagu berjudul "Happy" yang dinyanyikan oleh band "Mocca" ini memulihkan semangat gue. Gue dengarkan berulang-ulang sampai akhirnya langit yang semula mendung seketika menjadi cerah.

Kadang-kadang ketika kita sedang kacau dan tak terarah, yang ada dalam hati dan pikiran hanyalah kepanikan dan kekhawatiran akan sesuatu yang kita takuti itu akan menjadi semakin parah. Tapi sesungguhnya kita hanyalah butuh kekuatan, kekuatan itu akan muncul apabila kita mampu melawan rasa "galau" itu dengan ketenangan. Ketenangan itu sendiri akan membawa kita kepada perasaan senang.

"If one day you lose your way, don't be afraid, when things go wrong, just be strong and be happy!"

Posted by
FADHIL

Baca!

Pokoknya Gue Galau

Gue galau men.
Gue galau, gue bimbang, gue bingung, gue kacau, gue merana, gue malaria.
Akhir-akhir ini gue sangat galau, ntah kenapa, gue gak begitu paham sebab pastinya. Satu masalah disusul dengan masalah lain kemudian bertumburan dengan masalah lain. Haah.
Udah dua harian ini gue demam, pusing, sakit kepala yang makin hari makin nyutnyutan, rasanya kayak detak jantung pindah ke kepala gitu.
Gue mudah blank, sering kosong pikiran, kadang untuk sekedar menulis atau menggambar sesuatu pun gue gak mampu. Sakit kepala.
Gue mencoba menerima saja apa yg sudah gue dapat, mungkin ini ujian nasional bagi diri gue, yang dimana gue mesti serius ngejalaninnya.
Mungkin juga gue harus lebih jeli mengkaji setiap masalah yang gue hadapi karena mungkin ini jalan menuju kedewasaan gue juga.
"Setiap masalah pasti ada hikmahnya, yang jangan sampai kita paksa untuk dipetik, karena setiap buah masalah pasti akan jatuh sendiri ke tanah jika sudah matang. -dhuur"
Gue galau, maaf gue sok bijak. Tolong jangan emosi apabila kata-kata di atas gak nyambung. Maklum.. Gue-sedang-galau.
Gue galau, gue bimbang, gue bingung harus mem-posting apa malam ini. Ah.
Yasudahlah gak jadi.
Malem ini gue gak nulis dulu deh. Pokonya gue galau.

Posted by
FADHIL

Baca!

Kadang Gratisan itu Perlu

"Gak munafik, kadang-kadang manusia juga suka yang gratisan"
Walaupun kadang kita kadang suka tersinggung kalau ditawarin yang gratisan atau suka nolak ditawarin sesuatu yang gratisan karena takut disangka gampangan, tapi kadang-kadang disaat tertentu kita butuh gratisan.
Seperti kasus gue disiang ini, seseungguhnya gue gak suka dikasih sesuatu gratisan (karena sedikit, kalo yang digratisin banyak sih gue mau). Terus gue nemu ginian
Nemu wifi gratis
Gue lagi nyuci motor eh nemu wifi gratis, gak pake password juga. Ih gemes. Siapa yang gak mau coba kan jadinya? akhirnya gue gak pulang-pulang.

Kalo dikasih sesuatu sama orang lain biasanya gue nolak. Ditawarin lagi gue nolak.
Trik-nya: kalo lo sedang butuh sesuatu terus ada seseorang nawarin sesuatu ke elo, jangan langsung diterima. Gue saranin pura-pura nolak dulu. Yang namanya orang memberi pasti gak sekali aja kan nawarinnya? Iya dong. Semakin kita tolak pemberian orang itu, dia bakal semakin kayak memaksa. Ya walaupun padahal kadang-kadang ada aja orang yang mau ngasih terus sok maksa-maksa ngasih karena tau yang mau dikasih gak mau, eh pas diterima nyesel deh udah maksa-maksa. Ada.

Contoh aja kawan lo, sewaktu lagi di kantin, terus dia makan, kemudian dia iseng nawarin lo makan punya dia, terus lo terima dan lo makan eh dia nyesel.
Jadi jangan sok gak mau gratisan deh, gausah sok malu-malu.
Pernah dulu, pas lagi di rumah temen gue mau makan siang, temen gue dengan lahapnya makan, tiba-tiba dia nyela "gausah sok malu-malu, jaman sekarang malu-malu gak idup lo". Bener sih.

Posted by
FADHIL

Baca!

Mulailah dengan Iseng

Tau gak?! Gue udah buka-buka blog gue sejak siang tadi. Gue siang tadi baru pulang dari pulang kampung dari liburan tahun baru di kampung, sampe rumah gue langsung buka laptop buka blogger sampe sekarang. *ternyata gak penting

Saking kangennya gue nge-blog, di kampung gue kemaren gue gak bawa laptop buat nge-blog, mau ke warnet juga males karena alasan jarak yang jauh. *padahal gak ada duit
Udah gitu mau internetan lewat hape gue pun gak bisa. Hape gue mati dan lupa bawa casan. Yah. *semakin kesini ternyata semakin gak penting

*balik ke kalimat pertama

Sejak siang gue buka laptop dengan tujuan mencurahkan segala pikiran gue yang sempat terkubur beberapa hari di kampung.
Gue pun mulai menerawang.. Tapi apa daya gue malah diem depan laptop. Gue bengong, gue tak berdaya, gue laki-laki lemah. Penyakit gue kambuh. Ada dua penyakit gue yang paling parah: pelupa dan gak bisa fokus.
Gue masih bengong. Diem. Sesekali bolak balik buka twitter, buka blog, buka twitter, buka blog.. Kurang lebih satu jam berlalu, gak ada sepatah katapun yang mampu gue ketik.
Yah, itulah gue.

Akhirnya gue memutuskan untuk mandi dengan harapan ketombe dan kutu-kutu yang sepertinya sedang menyumbat jaringan otak terdalam gue ini bisa lenyap.

Setelah mandi dan cukup segar seperti biasa.. tak ada badai tak ada kabar dari pacar, gue bengong di depan layar monitor.

Ini gak bohong ini gak bohong.

Gue mengamati tampilan blog gue, yang semakin di pandang semakin di pandang semakin ngelunjak. Gue ngerasa gak cocok. Gue ngerasa tampilan blog gue.yang kali ini aneh banget.
Mungkin ini penyakit gue yang ketiga: suka gak yakin dengan pilihan. Baru ganti tampilan blog, gak sampe seminggu ganti lagi, besok ganti lagi ntar sore ganti lagi. Ganti-ganti terus udah kayak.celana dalem.

Nah, gue buka-buka situs berbagai penyedia tampilan blog. Gue unduh berbagai tampilan blog. Ntah udah berapa banyak gue cobain satu-satu.
Setelah banyak pertimbangan yang cukup matang, terpilihlah satu tema yang menurut gue cukup cool.
Gue mulai meng-edit tampilannya. Setelah sekitar 2jam akhirnya selesai.

Semakin dipandang semakin dipandang gue semakin ngerasa gak pas. Penyakit gue kambuh.
Gue pikir-pikir, ternyata yang baru dan keliatannya lebih baik bukan berarti bisa bikin seseorang merasa lebih nyaman dan lebih baik dari yang lama.
Kita harus lebih bersyukur dengan apa yang sudah kita pilih/kita punya sekarang, karena seburuk apapun itu adalah jalan yang sudah dipilihkan Tuhan untuk kita. Bersabar sajalah.

Gak tau kenapa ada kata-kata sebijak itu di kepala gue barusan, sepertinya gue kesambet. Tolong siapapun tampar gue 3kali. Tolong!

Akhirnya gue mengubah tampilan blog gue seperti semula.
Sekitar jam 8 malam gue mematikan laptop gue, gue merasa semakin lama di depan laptop gue akan semakin buntu dan percuma. Yang gue tengok cuma twitter twitter twitter, nyela orang dalem hati. Ah bosen.
Gue mematikan laptop. Gue mengulas kembali kejadian yang setelah dipikir-pikir sejak tadi siang gue menghabiskan waktu di depan laptop dengan mubazir.

Ah.
Gue terlentang di kasur, memandangi hape yang sejak tadi tak berdering.
Gue ingat ada aplikasi blogger di hape gue.
Gue membukanya dan mulai iseng-iseng merangkum apa yang belum lama ini terjadi. Dengan alasan iseng gue mulai merangkai kata demi kata, kalimat demi kalimat yang pada akhirnya menjadi sebuah cerita aneh, seperti ini. Iya, cerita yang sedang gue tulis ini. Gue menulis semuanya lewat hape.

Ternyata nge-blog lewat hape gak sesulit lewat laptop. Mungkin karena lewat laptop terlalu banyak godaan sehingga membuat gue gak fokus. Ntahlah. *mungkin ini gak penting
Lalu gue mulai berfikir.
Aneh ya, kadang sesuatu yang dikerjakan karena iseng akan menjadi sangat hebat hasilnya dibanding saat kita benar-benar ingin melakukannya.

Contoh saja tulisan gue kali ini, dengan secara tidak sengaja gue membuat sebuah postingan. Yang ternyata memang gak penting. Hehe.

Posted by
FADHIL

Baca!

Cinta itu Mahal

Suka heran sama cowok/cewek yang kalo baru beberapa bulan jadi temen atau beberapa minggu beberapa hari atau beberapa menit kenal terus udah jadian. Ketemu » nilai cantik/ganteng » deketin » bilang suka » nyatain cinta » jadian. Seakan-akan cinta dibuat tak berharga oleh sejoli tersebut.
Kalo cuman karena nilai fisik terus jadian kan bahaya. Bahayanya kalo begitu dia bakal mudah tertarik dengan yang lain. Bisa aja pas udah jadian terus ada yang ternyata lebih memikat dari segi fisik, terus yang lama ya ditinggalin kan ada yang lebih cakep. Yang begitu takutnya gak serius lho, takutnya gak setia. *sengaja manas2in* Takutnya lhoo, ah kok serius amat ah kayak nungguin undian berhadiah umroh aja.

Kalo gue sih..
Gue gak pernah memandang, menilai, menghargai seseorang dari fisiknya.
Gue beranggapan bahwa kita ini sama. Semua gak ada yang "ganteng banget" gak ada yang "cantik banget" atau semacamnya lah. Semua sama.
Gue lebih menilai menghargai dari hati nya.
Gue gak bisa yang namanya suka sama seseorang hanya karena ngeliat fisik atau tampilan atau kecantikannya. Gue suka sama seseorang lebih dari hati.
Makanya kalo ada kawan-kawan gue nunjukin gue foto cewek atau ngenalin cewek (yang gak ber-titit tentunya) terus mereka bilang "liat geh dil, cakep bener kan?" gue tetep nganggep biasa aja, gak ada yang istimewa. Seakan-akan gue ini.... Ah sudahlah.

Sering banget temen gue nunjukin foto2 cewek ke gue (yang bagi mereka cantik banget padahal make-up nya lebih kayak dempul plapon) gue gak suka.  (cowok mah gitu suka gatel kalo liat cewek cakep) *padahal sama aja gak cowok gak cewek.

Makanya gue termasuk tipikal cowok yang gak mudah suka, kalo gak bener-bener deket banget sedeket subuh dengan imsak.

Ternyata bagi gue, jatuh cinta itu sulit gak semudah sinetron FTV yang kalo tumburan terus jatuh cinta. Waktu itu gue pernah sengaja numbur cewek lagi jalan kaki di pinggir jalan, eh malah bapaknya marah2.. Kan padahal motor gue juga lecet lecet.

Hargailah cinta jika kamu jatuh cinta. Sebab jatuh cinta itu mahal. :)

Posted by
FADHIL

Baca!
Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / Fadhurrahman's

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger